Tips Menyimpan iPhone Lama yang Sudah Gak Dipakai Biar Gak Mati Total
Tips Menyimpan iPhone Lama yang Sudah Gak Dipakai Biar Gak Mati Total. iJOE Apple Service Surabaya adalah pusat service Apple di Surabaya yang khusus melayani perbaikan semua produk Apple seperti iPhone, iPad, MacBook, iMac
SNK17
5/2/20264 min read
Banyak banget dari kita yang punya kebiasaan simpan unit iPhone lama di laci setelah upgrade ke seri terbaru. Alasannya beragam mulai dari buat kenang-kenangan karena itu hasil nabung pertama kali sampai buat jaga-jaga kalau hp utama tiba-tiba bermasalah. Sayangnya banyak yang salah kaprah dan asal taruh gitu aja tanpa perawatan khusus. Alhasil pas suatu saat mau dinyalain lagi eh malah mati total atau baterainya menggelembung sampai mengangkat layar. Biar iPhone kesayangan kamu tetap sehat walafiat meski lagi dipensiunkan yuk simak tips lengkap cara menyimpan iPhone lama biar gak jadi rongsokan elektronik yang sia-sia.
Langkah paling krusial sebelum kamu memasukkan iPhone ke dalam kotak adalah memperhatikan persentase baterainya. Jangan pernah menyimpan iPhone dalam kondisi baterai kosong melontok alias nol persen. Kalau kamu biarkan kosong dalam waktu lama baterai bisa masuk ke kondisi deep discharge yang bikin sel baterai rusak permanen dan gak akan bisa diisi daya lagi di masa depan. Tapi jangan juga simpan dalam kondisi penuh seratus persen karena itu bakal bikin kapasitas baterai menurun lebih cepat akibat stres tegangan yang tinggi. Angka paling ideal untuk menyimpan perangkat elektronik dalam jangka panjang adalah di kisaran lima puluh persen saja. Ini adalah titik keseimbangan di mana sel baterai tetap aktif tanpa beban berlebih.
Selanjutnya jangan lupa untuk mematikan perangkat secara total. Kedengarannya sepele tapi banyak orang cuma mengunci layar dan membiarkannya dalam mode stand by sampai baterainya habis sendiri. Kalau dibiarkan menyala meskipun layarnya mati sistem tetap menjalankan proses latar belakang yang pelan-pelan bakal menguras energi. Jadi pastikan kamu sudah menekan tombol power dan melakukan slide to power off dengan benar. Hal ini bakal menjaga sirkuit di dalamnya tetap istirahat total dan meminimalkan risiko panas berlebih yang gak diinginkan.
Kebersihan juga jadi faktor yang sering dilupakan. Sebelum masuk tempat penyimpanan bersihkan dulu seluruh bodi iPhone kamu menggunakan kain microfiber yang lembut. Sidik jari keringat atau sisa minyak dari tangan yang menempel di bodi bisa memicu korosi atau jamur kalau didiamkan berbulan-bulan di tempat yang lembap. Bersihkan juga area port charging menggunakan kuas halus atau tiupan angin kecil untuk memastikan gak ada debu yang menumpuk. Debu yang mengeras di dalam port bisa bikin proses charging di masa depan jadi terhambat atau bahkan korsleting ringan.
Ngomongin soal tempat penyimpanan lokasi adalah segalanya. Hindari menyimpan iPhone di tempat yang terpapar sinar matahari langsung atau area yang suhunya gampang berubah drastis seperti di dalam dashboard mobil atau dekat jendela. Suhu panas adalah musuh utama komponen elektronik dan baterai lithium-ion. Tempat yang paling disarankan adalah area yang sejuk kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Suhu ruangan sekitar dua puluh lima derajat celcius adalah zona nyaman buat iPhone kamu. Kalau perlu gunakan silica gel di dalam wadah penyimpanan buat menyerap kelembapan udara biar bagian dalam iPhone gak karatan
Kunjungi Outlet Spare Part dan Service produk Apple kami di Jl. Raya Menur No.2 C, Airlangga, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60286, Indonesia.
Ingin berkonsultasi masalah produk apple anda? Silahkan hubungi kami di kontak berikut:
Whatsapp:0811-3308-355
Google Bisnis : iJOE Service Apple Surabaya
Instagram : @ijoe.surabaya
TikTok :@ijoe.surabaya
HomePage : iJOE Apple Service
Kalau kamu berencana menyimpan iPhone tersebut dalam waktu yang sangat lama misalnya lebih dari enam bulan kamu gak boleh cuek gitu aja. Kamu perlu melakukan pengecekan berkala setidaknya setiap tiga atau enam bulan sekali. Coba nyalakan sebentar lalu cek persentase baterainya. Kalau sudah turun di bawah dua puluh persen segera isi daya lagi sampai kembali ke angka lima puluh persen baru kemudian matikan lagi dan simpan kembali. Ritual ini penting banget buat menjaga kesehatan sel baterai biar gak kaku dan tetap siap pakai kapan pun dibutuhkan.
Selain urusan fisik jangan lupa juga soal keamanan data dan akun. Kalau kamu merasa iPhone itu gak akan dipakai dalam waktu dekat ada baiknya kamu melakukan backup data ke iCloud atau komputer terlebih dahulu. Setelah itu kamu bisa logout dari akun Apple ID atau mematikan fitur Find My iPhone. Ini buat jaga-jaga kalau suatu saat kamu lupa password atau ada kendala teknis saat mau mengaktifkan perangkat itu lagi. Menyimpan perangkat dalam keadaan akun masih nyangkut kadang bisa bikin repot di kemudian hari apalagi kalau sistem operasinya sudah sangat tertinggal jauh.
Nah kalau suatu saat kamu coba nyalain iPhone lama itu dan ternyata layarnya tetap gelap atau cuma muncul logo kabel charger meski sudah dicas lama jangan langsung panik apalagi coba bongkar sendiri pakai obeng seadanya. Masalah baterai yang drop parah atau komponen yang butuh peremajaan memang wajar terjadi pada unit lama. Dalam kondisi seperti ini kamu butuh bantuan dari tangan profesional yang sudah paham betul seluk beluk jeroan Apple. Kamu bisa konsultasi ke iJOE Apple Service yang memang sudah ahli dalam menangani berbagai macam masalah perangkat Apple mulai dari ganti baterai yang sudah soak sampai urusan mesin yang lebih kompleks. Penanganan yang tepat dari teknisi berpengalaman bakal bikin iPhone lama kamu punya kesempatan kedua buat hidup lagi dengan performa yang tetap stabil.
Penting juga buat memperhatikan casing atau pelindung tambahan saat menyimpan. Sangat disarankan buat melepas case silikon atau kulit saat iPhone disimpan dalam waktu lama. Beberapa material case bisa bereaksi dengan suhu dan kelembapan yang akhirnya malah menempel permanen atau merusak lapisan cat bodi iPhone kamu. Biarkan iPhone telanjang saja atau cukup dibungkus dengan kain halus biar bodi originalnya tetap mulus seperti baru keluar dari toko. Hal kecil ini sering dilewatkan padahal dampaknya cukup besar buat nilai estetika dan harga jual kalau nanti kamu berniat melepasnya ke orang lain.
Terakhir ingatlah bahwa teknologi terus berkembang. Meskipun kamu sudah merawat iPhone lama dengan sangat baik performanya mungkin gak akan secepat iPhone keluaran terbaru saat nantinya dinyalakan kembali. Aplikasi-aplikasi masa kini mungkin bakal terasa lebih berat. Tapi setidaknya dengan mengikuti tips penyimpanan yang benar kamu sudah menyelamatkan aset berharga kamu dari kerusakan yang sebenarnya bisa dicegah. iPhone yang terawat dengan baik bukan cuma soal fungsi tapi juga soal menghargai nilai dari barang yang kita miliki.
Menyimpan gadget lama memang butuh sedikit usaha ekstra tapi hasilnya sebanding kok. Kamu gak akan ngerasa nyesel saat butuh hp cadangan dan ternyata iPhone lama kamu masih bisa berfungsi dengan normal tanpa kendala berarti. Jadi mulai sekarang jangan asal lempar iPhone lama ke laci ya. Lakukan langkah-langkah di atas biar perangkat kesayangan kamu tetap awet dan gak mati total begitu saja. Kalau ada kendala teknis yang bikin pusing tinggal bawa saja ke iJOE Apple Service buat dapet solusi yang paling pas dan aman buat gadget kamu. Selamat mencoba dan semoga iPhone lama kamu tetap aman di tempat penyimpanannya.
© 2020. iJOE All rights reserved.
