Salah Kaprah Tentang Waterproof

Salah Kaprah Tentang Waterproof. iJOE Apple Service Surabaya adalah pusat service Apple di Surabaya yang khusus melayani perbaikan semua produk Apple seperti iPhone, iPad, MacBook, iMac

SNK17

4/16/20264 min read

Banyak orang yang merasa sangat tenang dan percaya diri setelah membeli iPhone model terbaru karena di iklannya tertulis fitur tahan air. Rasanya kayak punya kekuatan super yang bikin kita berani bawa HP masuk ke kolam renang atau sekadar buat konten estetik di bawah kucuran air hujan. Tapi tahu nggak sih kalau sebenarnya ada salah kaprah yang cukup besar soal istilah waterproof ini? Banyak pengguna Apple yang akhirnya harus gigit jari karena iPhone mereka mati total setelah diajak berenang padahal katanya tahan air. Mari kita luruskan persepsi ini biar kamu nggak terjebak dalam mitos yang bisa bikin dompet jebol.

Hal pertama yang harus kita pahami adalah perbedaan antara istilah waterproof dan water resistant. Dalam dunia gadget sebenarnya hampir nggak ada yang benar benar waterproof dalam artian kedap air selamanya. Yang benar adalah water resistant atau tahan terhadap air dalam kondisi tertentu. Apple sendiri menggunakan sertifikasi IP68 untuk jajaran iPhone terbaru mereka. Angka ini bukan sekadar angka hiasan tapi ada hitungan teknis di baliknya. Huruf IP itu singkatan dari Ingress Protection sementara angka enam berarti tahan debu dan angka delapan berarti tahan air di kedalaman tertentu. Tapi ingat ya itu semua dites dalam kondisi laboratorium yang sangat terkendali.

Kondisi laboratorium itu beda banget sama kondisi dunia nyata. Di lab air yang digunakan adalah air tawar yang bersih dan tenang dengan suhu yang stabil. Sedangkan kalau kamu bawa iPhone ke laut itu namanya air garam. Air garam itu bersifat korosif dan bisa merusak segel karet pelindung di dalam HP kamu dengan sangat cepat. Begitu juga kalau kamu bawa ke kolam renang yang mengandung kaporit. Bahan kimia di kolam renang bisa bikin perekat layar jadi rapuh. Jadi jangan heran kalau setelah diajak berenang di laut tiba tiba iPhone kamu muncul garis hijau di layar atau bahkan nggak mau nyala sama sekali.

Satu lagi yang sering dilupakan adalah soal tekanan air. Ketahanan air itu dihitung berdasarkan tekanan statis. Kalau kamu menjatuhkan iPhone ke air dengan kecepatan tinggi atau membawanya diving sambil bergerak aktif tekanan airnya bakal jauh lebih besar daripada saat HP itu Cuma didiamkan di dasar wadah air. Tekanan yang kuat ini bisa memaksa air masuk lewat celah celah kecil seperti lubang speaker atau celah kartu SIM. Sekali air masuk ke dalam mesin proses kerusakannya nggak akan bisa berhenti sendiri.

Selain itu ketahanan air pada iPhone itu nggak bersifat permanen. Seiring berjalannya waktu dan penggunaan sehari hari kemampuan segel pelindung di dalam iPhone kamu bakal menurun. Faktor panas adalah musuh utama segel ini. Kalau kamu sering pakai iPhone sampai panas banget atau sering ninggalin HP di dalam mobil yang terjemur matahari perekatnya bakal melunak dan nggak lagi rapat. Begitu juga kalau iPhone kamu pernah jatuh atau terbentur meskipun layarnya nggak pecah benturan itu bisa saja bikin presisi bodi sedikit berubah dan menciptakan celah mikroskopis buat air masuk.

Banyak orang yang terjebak dengan rasa aman palsu ini. Mereka mikir karena iPhone mereka masih baru jadi aman aman saja buat dicuci pakai sabun kalau kotor. Padahal zat kimia dalam sabun itu bisa merusak lapisan oleophobic di layar dan merusak karet pelindung di bagian dalam. Kalau iPhone kamu kena kotoran cukup lap pakai kain yang sedikit lembap saja ya nggak perlu dimandikan kayak bayi. Pencegahan itu selalu lebih baik daripada pengobatan apalagi kalau harga sparepart yang mau diobati itu seharga motor bekas.

Kunjungi Outlet Spare Part dan Service produk Apple kami di Jl. Raya Menur No.2 C, Airlangga, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60286, Indonesia.

Ingin berkonsultasi masalah produk apple anda? Silahkan hubungi kami di kontak berikut:

Masalah paling menyebalkan dari kerusakan air adalah Apple nggak memberikan garansi buat kerusakan akibat cairan. Meskipun mereka mengiklankan fitur tahan air tapi kalau kamu bawa iPhone yang mati karena kemasukan air ke service center resmi mereka bakal bilang itu kesalahan pengguna. Di sinilah banyak orang merasa dikhianati oleh iklan. Itulah kenapa kamu harus ekstra hati hati dan menganggap fitur water resistant itu Cuma sebagai fitur penyelamat di saat darurat saja bukan buat gaya gayaan di dalam air secara sengaja.

Kalau nasi sudah jadi bubur dan iPhone kamu terlanjur kemasukan air jangan pernah mencoba cara cara aneh yang beredar di internet seperti menjemur di bawah matahari langsung atau pakai hairdryer. Panas yang berlebihan justru bakal bikin komponen di dalam makin hancur. Jangan juga ditaruh di dalam beras karena debu beras malah bisa menyumbat lubang dan bikin jamur makin cepat tumbuh. Hal paling bijak yang bisa kamu lakukan adalah segera mematikan perangkat dan membawanya ke tempat servis yang memang spesialis dalam menangani masalah produk Apple secara mendalam.

Di saat darurat seperti ini iJOE Apple Service hadir sebagai penyelamat buat kamu. Mereka sudah sering banget menangani kasus iPhone yang mati total gara gara penggunanya terlalu percaya sama istilah waterproof ini. Tim teknisi di iJOE Apple Service punya peralatan yang lengkap banget buat melakukan proses pengeringan yang benar dan pembersihan mesin dari sisa sisa korosi atau karat. Mereka bakal bongkar iPhone kamu dengan sangat hati hati lalu membersihkan setiap sudut komponen internal pakai cairan kimia khusus yang aman buat elektronik.

Yang keren dari iJOE Apple Service adalah mereka paham banget struktur mesin iPhone dari seri lama sampai yang paling baru. Mereka nggak Cuma asal ganti part tapi berusaha menyelamatkan komponen original kamu sebisa mungkin. Proses diagnosanya juga transparan banget jadi kamu nggak akan merasa ditipu soal apa saja yang rusak. Konsultasi di sana juga asyik dan santai kamu bisa tanya tanya soal tips merawat iPhone biar segel airnya tetap awet. Penanganan cepat dari iJOE Apple Service ini krusial banget karena makin lama air berdiam di dalam mesin makin kecil kesempatan iPhone kamu buat hidup lagi.

Pelajaran penting yang bisa kita ambil adalah jangan menelan mentah mentah istilah marketing. Waterproof dalam dunia smartphone itu lebih tepat disebut sebagai asuransi keberuntungan bukan izin buat berenang. Perlakukan iPhone kamu seolah olah dia nggak punya fitur tahan air sama sekali. Dengan begitu kamu bakal lebih waspada dan nggak sembarangan menaruh HP di pinggir gelas atau membawanya ke kamar mandi buat dengerin musik sambil mandi.

Jadi mulai sekarang kalau mau ambil foto di dalam air mending beli casing tambahan yang benar benar khusus buat diving yang punya segel pengunci fisik. Itu jauh lebih aman daripada mengandalkan kemampuan bodi iPhone sendirian. Selalu ingat kalau perbaikan akibat air itu salah satu yang paling rumit dan mahal. Jadi lebih baik mencegah daripada kamu harus galau berkepanjangan gara gara iPhone kesayangan mati total.

Tetap jaga iPhone kamu dengan baik dan kalau ada masalah jangan ragu buat minta tolong ke ahlinya. Pastikan kamu memilih tempat yang punya jam terbang tinggi dan reputasi yang sudah teruji seperti iJOE Apple Service. Biar bagaimanapun gadget yang kita beli mahal mahal itu adalah investasi buat produktivitas dan hiburan kita sehari hari. Jangan biarkan salah kaprah soal waterproof ini merusak segalanya. Semoga artikel ini bisa bikin kamu lebih bijak lagi dalam menggunakan perangkat kesayangan kamu dan nggak lagi terjebak mitos yang menyesatkan. Tetap update tetap modern dan yang terpenting tetap waspada sama air ya guys.