Mitos atau Fakta? Menutup Aplikasi Terus-Menerus Bisa Menghemat Baterai iPhone

Mitos atau Fakta? Menutup Aplikasi Terus-Menerus Bisa Menghemat Baterai iPhone. iJOE Apple Service Surabaya adalah pusat service Apple di Surabaya yang khusus melayani perbaikan semua produk Apple seperti iPhone, iPad, MacBook, iMac

SNK17

6/20/20263 min read

Banyak pengguna iPhone memiliki kebiasaan menutup semua aplikasi yang muncul di App Switcher setelah selesai digunakan. Bahkan ada yang melakukannya berkali-kali dalam sehari dengan alasan ingin menghemat baterai atau membuat iPhone tetap cepat.

Kebiasaan ini sudah berlangsung cukup lama dan masih sering dianggap sebagai cara efektif untuk menjaga performa perangkat. Namun, benarkah menutup aplikasi terus-menerus dapat membuat baterai iPhone lebih awet?

Jawabannya ternyata tidak sesederhana yang banyak orang kira. Dalam beberapa kondisi, kebiasaan tersebut justru tidak memberikan manfaat yang signifikan, bahkan bisa membuat sistem bekerja lebih keras.

Cara iOS Mengelola Aplikasi Berbeda dengan yang Banyak Orang Bayangkan

Saat pengguna keluar dari sebuah aplikasi dan kembali ke Home Screen, banyak yang mengira aplikasi tersebut masih terus berjalan dan menghabiskan baterai.

Padahal, sebagian besar aplikasi di iPhone akan masuk ke kondisi suspend atau "dibekukan" oleh sistem. Dalam kondisi ini, aplikasi tetap tersimpan di memori agar dapat dibuka kembali dengan cepat, tetapi tidak aktif menggunakan sumber daya secara terus-menerus.

Karena itulah, aplikasi yang terlihat di App Switcher belum tentu sedang berjalan secara aktif di latar belakang.

Apple sendiri merancang iOS agar mampu mengelola aplikasi secara otomatis tanpa perlu campur tangan pengguna setiap saat.

Menutup Aplikasi Justru Bisa Membuat Sistem Bekerja Lebih Banyak

Ketika sebuah aplikasi ditutup secara paksa dari App Switcher, sistem harus memulai ulang seluruh proses saat aplikasi tersebut dibuka kembali.

Sebaliknya, jika aplikasi masih berada dalam kondisi suspend, iPhone hanya perlu melanjutkan aktivitas yang sebelumnya sudah tersimpan.

Akibatnya, membuka kembali aplikasi yang telah ditutup paksa sering kali membutuhkan lebih banyak proses dibandingkan melanjutkan aplikasi yang masih tersimpan di memori.

Dalam penggunaan sehari-hari, hal ini dapat membuat konsumsi daya menjadi sedikit lebih besar dibandingkan membiarkan iOS mengelolanya sendiri.

Poin Penting

Banyak aplikasi di App Switcher sebenarnya:

  • Tidak sedang berjalan aktif.

  • Tidak terus-menerus menggunakan prosesor.

  • Tidak selalu mengonsumsi baterai.

  • Disimpan oleh sistem untuk mempercepat akses.

  • Akan dikelola otomatis oleh iOS jika memori dibutuhkan.

Karena itu, melihat banyak aplikasi di App Switcher bukan berarti baterai sedang terkuras.

Lalu Kenapa Ada Aplikasi yang Tetap Menggunakan Baterai?

Meskipun sebagian besar aplikasi akan dibekukan, ada beberapa jenis aplikasi yang memang dapat menjalankan aktivitas tertentu di latar belakang.

Contohnya aplikasi navigasi, pemutar musik, layanan panggilan internet, atau aplikasi yang menggunakan fitur lokasi secara terus-menerus.

Namun aktivitas tersebut biasanya sudah diatur oleh iOS dan dapat dilihat melalui menu Battery pada Settings.

Jika ada aplikasi yang menggunakan daya secara berlebihan, penyebabnya umumnya bukan karena aplikasi tersebut muncul di App Switcher, melainkan karena aktivitas latar belakang yang memang sedang berlangsung.

Kunjungi Outlet Spare Part dan Service produk Apple kami di Jl. Raya Menur No.2 C, Airlangga, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60286, Indonesia.

Ingin berkonsultasi masalah produk apple anda? Silahkan hubungi kami di kontak berikut:

Menutup Aplikasi Tetap Berguna dalam Situasi Tertentu

Meski tidak perlu dilakukan terus-menerus, bukan berarti fitur menutup aplikasi tidak memiliki fungsi sama sekali.

Dalam beberapa kondisi, menutup aplikasi secara paksa memang bisa membantu, misalnya ketika:

  • Aplikasi mengalami freeze atau tidak merespons.

  • Aplikasi mengalami bug.

  • Aplikasi menampilkan layar kosong.

  • Terjadi masalah sinkronisasi.

  • Aplikasi berjalan tidak normal.

Pada situasi seperti ini, menutup dan membuka kembali aplikasi sering menjadi solusi yang cukup efektif.

Namun jika aplikasi berjalan normal, biasanya tidak ada alasan khusus untuk terus-menerus menutupnya.

Fokus pada Pengaturan yang Lebih Berpengaruh terhadap Baterai

Jika tujuan utama adalah menghemat baterai, ada beberapa hal lain yang umumnya memiliki dampak lebih besar dibandingkan menutup aplikasi secara manual.

Misalnya mengelola tingkat kecerahan layar, memeriksa aplikasi yang menggunakan lokasi secara berlebihan, mengurangi aktivitas Background App Refresh yang tidak diperlukan, atau menjaga kondisi baterai tetap sehat.

Langkah-langkah tersebut biasanya memberikan pengaruh yang jauh lebih terasa dibandingkan kebiasaan menutup seluruh aplikasi setiap kali selesai digunakan.

Beberapa hal yang lebih berpengaruh terhadap baterai:

  • Tingkat kecerahan layar.

  • Penggunaan layanan lokasi.

  • Background App Refresh.

  • Kualitas sinyal seluler.

  • Aktivitas aplikasi yang berjalan di latar belakang.

  • Kondisi Battery Health.

  • Penggunaan fitur Always-On Display pada model tertentu.

Faktor-faktor inilah yang umumnya lebih berpengaruh terhadap daya tahan baterai sehari-hari.

Jadi, Mitos atau Fakta?

Jika yang dimaksud adalah menutup semua aplikasi secara rutin untuk menghemat baterai, maka pernyataan tersebut lebih dekat ke kategori mitos.

iOS sudah dirancang untuk mengelola aplikasi secara efisien tanpa harus terus-menerus ditutup oleh pengguna. Dalam banyak kasus, membiarkan aplikasi tetap berada di App Switcher justru merupakan cara kerja yang memang diharapkan oleh sistem.

Menutup aplikasi hanya perlu dilakukan ketika aplikasi mengalami masalah atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Kesimpulan

Banyak pengguna masih percaya bahwa menutup semua aplikasi dapat membantu menghemat baterai iPhone. Padahal, sebagian besar aplikasi yang terlihat di App Switcher sebenarnya sudah berada dalam kondisi suspend dan tidak aktif menggunakan banyak sumber daya.

Karena itu, menutup aplikasi secara terus-menerus biasanya tidak memberikan manfaat signifikan terhadap baterai. Sebaliknya, fokus pada pengaturan seperti kecerahan layar, layanan lokasi, dan kesehatan baterai umumnya akan memberikan dampak yang lebih besar terhadap daya tahan baterai iPhone.

© 2020. iJOE All rights reserved.

iJOE

LOKASI TOKO & JAM BUKA

tanya kami

BANTUAN

SOSIAL MEDIA

FAQ

Pembayaran

Garansi

Kebijakan Privacy

Kerusakan Apple Product

Claim Garansi

Ketersediaan Sparepart