Kesalahan Saat Charging iPhone yang Sering Dianggap Normal
Kesalahan Saat Charging iPhone yang Sering Dianggap Normal. iJOE Apple Service Surabaya adalah pusat service Apple di Surabaya yang khusus melayani perbaikan semua produk Apple seperti iPhone, iPad, MacBook, iMac
SNK17
1/20/20263 min read
Mengisi daya iPhone terdengar seperti aktivitas paling sederhana dalam rutinitas harian. Tinggal colok kabel, tunggu baterai penuh, lalu lanjut beraktivitas. Sayangnya, di balik kebiasaan yang terlihat sepele ini, ada banyak kesalahan yang sering dilakukan tanpa disadari. Lebih parahnya lagi, kesalahan tersebut sudah dianggap normal oleh banyak pengguna iPhone, padahal dampaknya bisa cukup serius untuk kesehatan baterai dan performa perangkat dalam jangka panjang.
Salah satu kesalahan paling umum adalah membiarkan iPhone terhubung ke charger semalaman. Banyak orang merasa ini aman karena iPhone modern sudah dilengkapi sistem pengaman yang akan menghentikan pengisian saat baterai penuh. Secara teknis memang benar, namun bukan berarti tanpa efek samping. Ketika iPhone tetap terhubung ke listrik dalam waktu lama, baterai akan mengalami siklus pengisian kecil berulang kali. Hal ini membuat suhu perangkat tetap hangat dan mempercepat penurunan kualitas baterai secara perlahan.
Kesalahan berikutnya adalah menggunakan charger dan kabel yang bukan resmi atau tidak bersertifikasi. Alasan paling sering tentu karena harga yang jauh lebih murah dan mudah ditemukan. Banyak pengguna berpikir selama iPhone tetap bisa mengisi daya, maka tidak ada masalah. Padahal, kualitas arus listrik yang masuk sangat berpengaruh pada kesehatan baterai. Charger abal abal sering menghasilkan arus yang tidak stabil dan bisa memicu panas berlebih. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa menyebabkan baterai cepat drop dan bahkan merusak komponen internal iPhone.
Mengisi daya sambil menggunakan iPhone juga menjadi kebiasaan yang dianggap wajar. Scrolling media sosial, membalas chat, atau menonton video saat iPhone sedang di charge sudah seperti kebiasaan sehari hari. Masalahnya, aktivitas ini membuat iPhone bekerja lebih keras di saat yang bersamaan. Proses pengisian daya menghasilkan panas, begitu juga dengan penggunaan aplikasi. Kombinasi keduanya bisa meningkatkan suhu perangkat secara signifikan. Panas adalah musuh utama baterai lithium ion dan jika terjadi terus menerus, kapasitas baterai akan menurun lebih cepat dari seharusnya.
Kunjungi Outlet Spare Part dan Service produk Apple kami di Jl. Raya Menur No.2 C, Airlangga, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60286, Indonesia.
Ingin berkonsultasi masalah produk apple anda? Silahkan hubungi kami di kontak berikut:
Whatsapp:0811-3308-355
Google Bisnis : iJOE Service Apple Surabaya
Instagram : @ijoe.surabaya
TikTok :@ijoe.surabaya
HomePage : iJOE Apple Service
Kesalahan lain yang sering diremehkan adalah membiarkan baterai iPhone benar benar habis hingga nol persen sebelum diisi ulang. Masih banyak orang yang percaya bahwa mengosongkan baterai sepenuhnya adalah cara terbaik agar baterai lebih awet. Faktanya, baterai modern tidak dirancang untuk sering berada di kondisi kosong total. Justru kebiasaan ini bisa membuat sel baterai mengalami tekanan berlebih. Idealnya, pengisian daya dilakukan saat baterai berada di kisaran dua puluh hingga tiga puluh persen agar siklus baterai tetap sehat.
Sebaliknya, terlalu sering mengisi daya saat baterai masih sangat tinggi juga bukan kebiasaan yang ideal. Mengisi iPhone dari delapan puluh persen ke seratus persen secara terus menerus akan membuat baterai lebih sering berada di level tegangan tinggi. Kondisi ini mempercepat degradasi baterai meskipun dampaknya tidak langsung terasa. Apple sendiri sebenarnya menyarankan pengguna untuk menjaga level baterai di rentang menengah untuk penggunaan jangka panjang.
Mengisi daya iPhone di tempat yang panas juga termasuk kesalahan yang sering diabaikan. Contohnya adalah mengisi daya di dalam mobil yang terparkir di bawah terik matahari atau meletakkan iPhone di atas kasur saat di charge. Lingkungan yang panas membuat suhu perangkat meningkat lebih cepat. Saat suhu baterai terlalu tinggi, sistem iPhone akan memperlambat pengisian atau bahkan menghentikannya sementara. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, umur baterai bisa jauh lebih pendek dari seharusnya.
Kesalahan lain yang jarang disadari adalah menggunakan iPhone dengan casing tebal saat proses charging. Beberapa casing memang terlihat keren dan memberikan perlindungan ekstra, namun tidak semuanya memiliki sistem pembuangan panas yang baik. Saat iPhone diisi daya, panas akan terperangkap di dalam casing dan sulit keluar. Akibatnya, suhu baterai naik lebih tinggi dibandingkan jika iPhone tanpa casing. Meskipun terlihat sepele, efek jangka panjangnya cukup signifikan untuk kesehatan baterai.
Banyak pengguna juga menganggap wajar jika iPhone tetap terhubung ke power bank meskipun baterai sudah hampir penuh. Power bank sering dianggap solusi aman karena dayanya lebih kecil dibandingkan listrik langsung dari stop kontak. Namun tetap saja, pengisian yang terlalu lama dan tidak terkontrol bisa membuat baterai iPhone mengalami siklus tambahan yang tidak perlu. Apalagi jika kualitas power bank tersebut kurang baik dan tidak memiliki sistem pengaturan arus yang stabil.
Kesalahan berikutnya adalah mengabaikan fitur optimasi pengisian daya yang sudah disediakan oleh iOS. Fitur ini dirancang untuk memperlambat pengisian di atas delapan puluh persen dan menyesuaikan dengan kebiasaan pengguna. Sayangnya, banyak orang mematikan fitur ini karena merasa pengisian jadi lebih lama. Padahal, fitur tersebut justru membantu menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang dengan mengurangi waktu baterai berada di kondisi penuh.
Terakhir, banyak pengguna yang tidak memperhatikan tanda tanda kecil penurunan kualitas baterai dan tetap melakukan kebiasaan charging yang sama. Misalnya iPhone cepat panas saat diisi daya atau persentase baterai turun lebih cepat dari biasanya. Tanda tanda ini sering dianggap normal karena usia perangkat. Padahal, perubahan kebiasaan charging bisa membantu memperlambat penurunan performa baterai secara signifikan.
Mengisi daya iPhone memang terlihat sederhana, namun kebiasaan kecil yang salah bisa membawa dampak besar dalam jangka panjang. Dengan memahami kesalahan kesalahan yang sering dianggap normal ini, pengguna iPhone bisa mulai lebih bijak dalam merawat perangkatnya. Baterai yang sehat tidak hanya membuat iPhone lebih awet, tetapi juga menjaga performa tetap optimal untuk menemani aktivitas sehari hari tanpa rasa khawatir
© 2020. iJOE All rights reserved.
