Jangan Charge iPhone yang Basah! Ini Resikonya!

Jangan Charge iPhone yang Basah! Ini Resikonya!. iJOE Apple Service Surabaya adalah pusat service Apple di Surabaya yang khusus melayani perbaikan semua produk Apple seperti iPhone, iPad, MacBook, iMac

SNK17

2/15/20263 min read

iPhone sudah jadi bagian penting dari hidup banyak orang. Dari bangun tidur sampai mau tidur lagi, perangkat ini hampir selalu ada di genggaman. Dipakai buat kerja, hiburan, komunikasi, bahkan urusan penting lainnya. Tapi di balik kecanggihan dan desain premium iPhone, ada satu kebiasaan berbahaya yang masih sering dianggap sepele oleh banyak pengguna yaitu men-charge iPhone dalam kondisi basah.

Entah karena kehujanan, tercebur ke air, terkena tumpahan minuman, atau bahkan hanya lembap setelah dipakai di kamar mandi, iPhone yang basah tetap sering langsung disambungkan ke charger. Alasannya sederhana karena baterai habis dan panik. Padahal, kebiasaan ini bisa memicu kerusakan serius yang dampaknya tidak main main.

Air dan listrik adalah kombinasi yang tidak pernah akur. Ketika iPhone masih mengandung air lalu dialiri listrik dari charger, risiko kerusakan meningkat drastis. Air bisa menjadi penghantar listrik yang mengalir ke komponen sensitif di dalam iPhone. Akibatnya bukan hanya kerusakan kecil, tapi bisa berujung pada mati total.

Salah satu risiko paling umum adalah korsleting pada komponen internal. Port charging iPhone memiliki jalur listrik yang sangat rapat dan presisi. Saat air masih berada di dalam port atau di sekitar konektor, arus listrik bisa mengalir ke jalur yang seharusnya tidak dilewati. Inilah yang menyebabkan korslet. Sekali korslet terjadi, kerusakan bisa menyebar ke IC charging, motherboard, bahkan ke sistem daya utama.

Kunjungi Outlet Spare Part dan Service produk Apple kami di Jl. Raya Menur No.2 C, Airlangga, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60286, Indonesia.

Ingin berkonsultasi masalah produk apple anda? Silahkan hubungi kami di kontak berikut:

Banyak pengguna berpikir bahwa iPhone mereka sudah tahan air sehingga aman untuk langsung di charge. Anggapan ini keliru. Sertifikasi tahan air pada iPhone bukan berarti kebal air sepenuhnya. Perlindungan tersebut memiliki batas dan bisa menurun seiring waktu, terutama jika iPhone pernah terjatuh atau terbentur. Saat segel pelindung melemah, air lebih mudah masuk ke bagian dalam.

Risiko berikutnya adalah kerusakan permanen pada baterai. Baterai lithium ion sangat sensitif terhadap kelembapan. Jika baterai terkena air lalu dialiri listrik, struktur kimianya bisa terganggu. Efeknya bisa berupa baterai cepat panas, cepat habis, menggelembung, atau bahkan berpotensi meledak dalam kondisi ekstrem. Ini jelas membahayakan keselamatan pengguna.

Selain baterai, layar juga bisa terdampak. Air yang masuk ke dalam iPhone bisa menyebabkan munculnya bercak, garis, atau layar menjadi tidak responsif. Saat di charge, panas yang dihasilkan bisa mempercepat proses oksidasi di dalam layar. Akibatnya, kerusakan yang awalnya ringan bisa berkembang menjadi masalah besar yang membutuhkan penggantian layar.

Ada juga risiko kerusakan pada speaker dan mikrofon. Komponen ini memiliki lubang kecil yang mudah dimasuki air. Jika iPhone langsung di charge saat masih basah, arus listrik bisa memperparah kerusakan pada bagian tersebut. Suara menjadi sember, kecil, atau bahkan hilang sama sekali. Ini sering terjadi dan sayangnya tidak selalu bisa diperbaiki dengan mudah.

Masalah lain yang sering muncul adalah iPhone menjadi panas berlebihan. Ketika air masih ada di dalam perangkat dan proses charging berlangsung, reaksi antara air dan listrik menghasilkan panas ekstra. Panas ini bisa merusak komponen lain yang sebenarnya masih baik baik saja. Dalam jangka panjang, performa iPhone bisa menurun drastis.

Apple sendiri sebenarnya sudah memberikan peringatan terkait hal ini. Saat iPhone mendeteksi adanya cairan di port charging, biasanya akan muncul notifikasi agar pengguna tidak mengisi daya. Sayangnya, banyak yang mengabaikan peringatan tersebut dan tetap memaksakan charging. Padahal notifikasi itu muncul bukan tanpa alasan.

Jika iPhone kamu terkena air, langkah paling aman adalah mematikannya terlebih dahulu. Lepaskan semua aksesori dan keringkan bagian luar dengan kain lembut. Jangan langsung meniup dengan mulut karena uap air justru bisa masuk lebih dalam. Hindari juga penggunaan hair dryer atau alat pemanas karena panas berlebih bisa merusak komponen internal.

Jika setelah terkena air iPhone menunjukkan gejala aneh seperti tidak bisa mengisi daya, cepat panas, atau muncul peringatan terus menerus, sebaiknya jangan ambil risiko. Membawa iPhone ke tempat servis yang paham betul karakter perangkat Apple adalah langkah bijak. Di Surabaya, salah satu tempat yang sering direkomendasikan pengguna iPhone adalah iJOE Apple Service Surabaya. Mereka dikenal teliti dalam menangani iPhone yang terkena air dan melakukan pengecekan menyeluruh sebelum kerusakan semakin parah.

Menunda penanganan justru bisa membuat biaya perbaikan membengkak. Air yang dibiarkan terlalu lama di dalam iPhone dapat menyebabkan karat dan korosi pada motherboard. Begitu korosi menyebar, perbaikan menjadi jauh lebih kompleks dan tidak selalu berhasil seratus persen.

Kebiasaan kecil seperti langsung men charge iPhone yang basah memang terlihat sepele. Tapi dampaknya bisa sangat besar. Dari kerusakan ringan sampai kehilangan perangkat kesayangan secara permanen. Mengingat harga iPhone yang tidak murah, tentu lebih baik bersabar sedikit daripada menyesal kemudian.

Kesimpulannya, jangan pernah men charge iPhone dalam kondisi basah atau lembap. Beri waktu perangkat untuk benar benar kering, dengarkan peringatan sistem, dan jangan ragu mencari bantuan profesional jika ragu. iPhone dirancang canggih, tapi tetap punya batas. Merawatnya dengan benar adalah kunci agar perangkat ini tetap awet, aman, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.