5 Fitur iOS yang Bikin Pengguna Android Penasaran

5 Fitur iOS yang Bikin Pengguna Android Penasaran. iJOE Apple Service Surabaya adalah pusat service Apple di Surabaya yang khusus melayani perbaikan semua produk Apple seperti iPhone, iPad, MacBook, iMac

SNK17

1/27/20264 min read

5 Fitur iOS yang Bikin Pengguna Android Penasaran
5 Fitur iOS yang Bikin Pengguna Android Penasaran

Persaingan antara iOS dan Android memang tidak pernah ada habisnya. Setiap kali Apple merilis pembaruan iOS terbaru, selalu ada saja fitur yang langsung jadi bahan obrolan hangat di kalangan pengguna Android. Bukan karena Android tertinggal, tapi karena Apple sering menghadirkan pendekatan yang terasa simpel, rapi, dan fokus ke kenyamanan pengguna. iOS dikenal tidak terlalu banyak eksperimen, namun ketika satu fitur dirilis, biasanya sudah matang dan siap dipakai oleh banyak orang.

Bagi pengguna Android, ada beberapa fitur iOS yang sering dianggap menarik dan bahkan bikin penasaran. Fitur-fitur ini terlihat sepele, tapi justru punya dampak besar dalam penggunaan sehari-hari. Mulai dari urusan privasi, kemudahan berbagi file, sampai integrasi antar perangkat. Berikut lima fitur iOS yang sering bikin pengguna Android melirik dan bertanya-tanya seperti apa rasanya dipakai setiap hari.

AirDrop yang Praktis dan Konsisten

Salah satu fitur iOS yang paling sering disebut oleh pengguna Android adalah AirDrop. Fitur ini memungkinkan pengguna iPhone mengirim foto, video, dokumen, atau file lainnya ke perangkat Apple lain secara instan. Tanpa kabel, tanpa aplikasi tambahan, dan tanpa ribet pengaturan. Cukup aktifkan AirDrop, pilih penerima, dan file langsung terkirim dengan kecepatan tinggi.

Yang membuat AirDrop terasa istimewa adalah konsistensinya. Fitur ini hampir selalu berjalan mulus, baik antar iPhone, iPad, maupun Mac. Pengguna tidak perlu memikirkan apakah perangkat sudah terhubung ke jaringan yang sama atau belum. Semuanya terasa otomatis dan intuitif. Hal inilah yang sering membuat pengguna Android penasaran, karena di ekosistem Android sendiri biasanya diperlukan aplikasi tambahan atau langkah ekstra untuk mendapatkan pengalaman serupa.

Dalam penggunaan sehari-hari, AirDrop sangat membantu. Misalnya saat ingin berbagi foto ke teman, mengirim file kerja ke laptop, atau sekadar memindahkan video besar tanpa mengurangi kualitas. Kesederhanaan inilah yang menjadi daya tarik utama.

Kunjungi Outlet Spare Part dan Service produk Apple kami di Jl. Raya Menur No.2 C, Airlangga, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60286, Indonesia.

Ingin berkonsultasi masalah produk apple anda? Silahkan hubungi kami di kontak berikut:

iMessage dengan Ekosistem yang Kuat

iMessage mungkin terlihat seperti aplikasi pesan biasa, tapi di dalam ekosistem Apple, perannya sangat besar. iMessage bukan hanya soal kirim teks, tapi juga pengalaman komunikasi yang terintegrasi. Pesan bisa dikirim antar iPhone, iPad, dan Mac dengan sinkronisasi yang rapi. Satu percakapan bisa dilanjutkan di perangkat mana saja tanpa terasa terputus.

Fitur seperti reaksi pesan, efek animasi, pengiriman foto dan video kualitas tinggi, hingga enkripsi end to end membuat iMessage terasa eksklusif. Pengguna Android sering penasaran karena iMessage hanya tersedia di perangkat Apple. Ketika melihat bagaimana iMessage bekerja di kehidupan nyata, terutama di negara yang banyak menggunakan iPhone, rasanya memang berbeda.

Selain itu, iMessage juga terintegrasi dengan fitur lain seperti SharePlay, lokasi real time, dan pengiriman stiker yang lebih personal. Semua ini membuat komunikasi terasa lebih hidup dan tidak sekadar bertukar teks.

Face ID yang Cepat dan Aman

Apple memperkenalkan Face ID sebagai pengganti Touch ID, dan sejak saat itu teknologi ini terus disempurnakan. Face ID di iOS dikenal sangat responsif dan aman. Dengan satu pandangan singkat ke layar, iPhone langsung terbuka. Tidak perlu menekan tombol atau meletakkan jari di sensor.

Yang membuat Face ID menarik adalah kemampuannya beradaptasi. Sistem ini bisa mengenali perubahan kecil pada wajah, seperti penggunaan kacamata, perubahan gaya rambut, hingga penggunaan masker di kondisi tertentu. Semua proses ini terjadi tanpa membuat pengguna repot melakukan pengaturan ulang.

Bagi pengguna Android, teknologi pengenalan wajah memang bukan hal baru. Namun, konsistensi dan tingkat keamanannya di iOS sering dianggap lebih matang. Face ID juga terintegrasi dengan berbagai aplikasi, mulai dari perbankan hingga manajer kata sandi, sehingga pengalaman autentikasi terasa lebih mulus.

Focus Mode yang Membantu Produktivitas

Focus Mode di iOS hadir sebagai pengembangan dari fitur Do Not Disturb. Namun Apple membawanya ke level yang lebih personal dan fleksibel. Pengguna bisa mengatur mode fokus berdasarkan aktivitas tertentu seperti bekerja, belajar, tidur, atau waktu pribadi. Setiap mode bisa memiliki pengaturan notifikasi yang berbeda.

Misalnya saat mode kerja aktif, hanya notifikasi dari aplikasi tertentu atau kontak penting saja yang masuk. Aplikasi hiburan bisa disembunyikan sementara dari layar utama. Bahkan tampilan home screen bisa disesuaikan dengan mode fokus yang sedang digunakan.

Fitur ini sering membuat pengguna Android penasaran karena terasa sangat terintegrasi dengan sistem. Focus Mode bukan hanya mematikan notifikasi, tapi membantu membentuk kebiasaan digital yang lebih sehat. Dalam era serba distraksi, fitur seperti ini terasa relevan dan sangat berguna.

Integrasi Ekosistem Apple yang Mulus

Salah satu kekuatan terbesar iOS adalah integrasinya dengan perangkat Apple lainnya. iPhone, iPad, Apple Watch, dan Mac bekerja seperti satu kesatuan. Fitur seperti Handoff memungkinkan pengguna melanjutkan pekerjaan dari satu perangkat ke perangkat lain tanpa hambatan. Mengetik email di iPhone bisa dilanjutkan di Mac dalam hitungan detik.

Ada juga fitur Universal Clipboard yang memungkinkan menyalin teks atau gambar di satu perangkat dan menempelkannya di perangkat lain. Bahkan panggilan dan pesan bisa diterima di Mac atau iPad saat iPhone berada di dekatnya.

Bagi pengguna Android, integrasi seperti ini memang ada, tapi sering kali bergantung pada merek dan aplikasi tambahan. Di ekosistem Apple, semuanya terasa lebih sederhana karena dirancang oleh satu perusahaan dengan visi yang sama. Inilah yang membuat banyak pengguna Android penasaran, terutama mereka yang menggunakan lebih dari satu perangkat dalam aktivitas sehari-hari.

iOS mungkin tidak selalu menawarkan fitur paling banyak atau paling bebas dikustomisasi. Namun kekuatan utamanya ada pada pengalaman yang konsisten, rapi, dan terasa matang. Lima fitur di atas hanyalah sebagian contoh bagaimana Apple merancang iOS untuk bekerja secara optimal dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak heran jika pengguna Android sering penasaran dan sesekali melirik iOS. Bukan karena ingin berpindah sepenuhnya, tapi karena ada pendekatan berbeda yang terasa menarik. Pada akhirnya, pilihan kembali ke kebutuhan dan gaya penggunaan masing-masing. Namun satu hal yang pasti, iOS selalu punya cara untuk mencuri perhatian.